Jumat, 06 Oktober 2017

Kenapa Majikan di Arab Saudi Doyan TKW Indonesia? Jawabannya Bikin Merinding..!!

Kenapa Majikan di Arab Saudi Doyan TKW Indonesia? Jawabannya Bikin Merinding..!!


Dunia Islam | Fatimah, sebut saja begitu, masih belum bisa melupakan ketika Lina -- seorang TKW dari Indonesia -- datang ke rumah kali pertama. Suami Fatimah tak menyukai kehadiran pembantu, dan berusaha menghindari kontak dengan Lina.

Namun sekarang, Fatimah harus menghadapi kenyataan pahit, yaitu berbagi suami dengan Lina. Hingga saat ini ia masih tak paham bagaimana bisa sang suami, yang dulunya anti-pembantu, bisa berubah 180 derajat dan menikahi Lina.

Harian Makkah News menulis bahwa Fatimah merupakan satu dari sekian ratusan, atau mungkin ribuan istri yang 'kecolongan' suami. Banyak wanita yang mungkin berusaha tegar dan tak mengeluh. Namun Fatimah tak kuasa, Ia berusaha menceritakan pengalamannya.

Menurut Fatimah, seperti dikutip Makkah News, awal pertama kedatangan Lina di rumah tidak begitu istimewa. Suaminya cenderung diam, dan tak berusaha kontak dengan Lina.

Seiring waktu berjalan, perubahan terjadi. "Suami saya sering berbincang dengan Lina, dan dari situ saya mulai curiga," ungkap Fatimah.


Semenjak itu ada perubahan sikap suami yang sering saya terima, Perasaan dan hati saya mengatakan bahwa suami saya ada 'main' dengan Lina." tambahnya.

Karena perasaan sudah tidak karuan, Fatimah memutuskan untuk mengirim Lina kembali ke Indonesia. Lina tak bisa berbuat apa-apa. Ia pergi meninggalkan rumah majikannya.

Semenjak kepergian Lina, Hati Fatimah sudah mulai tenang, Namun sikap suami yang selalu dingin membuatnya selalu gelisah. Tak disangka lima bulan berlalu dan hati Fatimah kembali dibuat jengkel oleh ulah suaminya

"Lima bulan kemudian, Lina kembali ke Arab Saudi," ungkap Fatimah.
"Bukan sebagai pembantu rumah tangga, Namun sebagai istri resmi kedua suami saya." tambahnya sambil menangis terisak-isak.

Setelah ditelusuri, Ternyata hubungan suaminya dengan Lina tidak berhenti setelah sang pembantu pulang ke negaranya. Hubungan tersebut terus berlanjut, tapi entah bagaimana caranya.

Harian Saudi Gazette berusaha mencari jawaban atas pertanyaan mengapa banyak suami di Arab Saudi tertarik dengan pembantu rumah tangga, dan jika terjadi kasus serupa, siapa yang harus dipersalahkan?

Pengalaman Azizah lebih menarik. Ia pernah mengambil pembantu dari Indonesia. Tiga bulan kemudian, sang suami menikahi pembantu tersebut.

"Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi dengan suami saya. Wajah pembantu saya tidak cantik dan kulitnya pun tidak seputih kulit saya," kata Azizah.

"Namun ketika saya ingin mengirim pembantu itu kembali ke Indonesia, suami saya malah menjadikannya sebagai istri kedua." tambahnya.

Qanita Aziz, juga mempunyai pengalaman sama, sampai pada kesimpulan, Bahwa sebagian besar ibu rumah tangga di Arab Saudi lupa bahwa pembantu rumah tangga mereka juga punya perasaan, cita-cita, dan keinginan untuk mendapatkan lelaki yang mapan.

"Tiap kali suami saya mengatakan hal-hal baik-baik tentang saya, pembantu saya cemburu," kata Qanita. "Saya tahu itu dari wajahnya.

"Suatu ketika, saya pernah mendapati pembantu saya menggunakan make-up dan memakai gaun-gaun saya, itu terjadi ketika saya keluar rumah," lanjutnya. "Pembantu tersebut sering berusaha menarik perhatian suami saya."

Menurut Qanita, Dalam kasus ini istri juga bersalah jika suami sudah mulai berani main mata dengan pembantu di dalam rumah. Hal ini bisa terjadi karena perhatian istri yang kurang sehingga suami merasa diperhatikan oleh seorang pembantu.

"Seorang istri harus selalu pandai merawat suami, dan jangan biarkan pembantu mengambil alih tugas istri," ungkapnya.

Dr. Abu Bakar Baqadir, mantan profesor King Abdul Aziz University, mengatakan lelaki Arab Saudi punya kepribadian rumit dan terlalu banyak menuntut pelayanan dari istrinya. Sedang perempuan Saudi bersikap sebaliknya, selalu ogah-ogahan melayani suami.

"Jika istri gagal memberikan pelayanan yang diharapkan, Maka sudah pasti suami akan melirik wanita lain," kata Dr Baqadir.

"Terlebih jika di rumah tersebut ada pembantu yang memamerkan kecantikan dan perhatian." pungkasnya.

Sumber Berita Dari Suarabmi.com

Kenapa Banyak TKW Indonesia Tertarik Dengan Pria Bangladesh,Jawaban No 2 Bikin TKW Hatinya Meleleh..!

Kenapa Banyak TKW Indonesia Tertarik Dengan Pria Bangladesh,Jawaban No 2 Bikin TKW Hatinya Meleleh..!


Dunia Islam | Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan terdapat sekitar 4,3 juta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri. 

Dengan jumlah TKI yang bekerja di luar negeri sebanyak itu pasti juga mempunyai berbagai ragam dan kisah masing-masing, termasuk kisah asmara dengan tenaga kerja dari negara lain salah satunya ialah pekerja bangladesh.

Tidak dinafikan, ramai wanita indonesia yang berhubungan cinta dengan pria asal bangladesh. Saking hebatnya hingga lupa sama keluarga yang ditinggalkan di indonesia dan tentu saja hubungan b*dan menjadi puncak dari asmara yang terjalin diantara mereka nah emang apa sih yang di sukai oleh TKW terhadap pria bangladesh??

Pertama, Pria bangladesh amat perhatian. rata rata TKW yang survey mengatakan pria bangladesh lebih perhatian dan penyayang berbanding lelaki indonesia. 


Itu dikernakan lelaki indonesia lebih bebas bergaul dengan wanita lain, jika bangladseh di negara asal mereka wanita tidak di benarkan bergaul dengan lelaki lain. makanya pria bangladesh amat penyayang jika ada wanita yang dekat dengannya.

Kedua, Pria Bangladesh Lebih pemurah, tidak pelit terhadap wanita dan sanggup membelikan apa saja jika wanita atau pasangan mereka menginginkan sesuatu, beda dengan lelaki indonesia yang hanya mau menghabiskan uang mereka untuk wanita yang telah jelas menjadi milik nya (istri) dan lelaki indonesia amat sulit mengeluarkan uang mereka untuk wanita yang baru di kenali atau wanita yang tidak jelas asal usul mereka. (contohnya banyak kasus lelaki indonesia menipu banyak TKW hanya ingin memeras uangnya saja)

Ketiga, Lemah lembut dan romantis, lelaki bangladseh walaupun secara fizikal terlihat kasar tetapi mereka mempunyai sifat yang lembut terhadap wanita. Suara mereka juga terdengar manja, dan itu beda sekali dengan sikap lelaki indonesia hampir semua lelaki indonesia bersifat tegas.

Keempat, Jujur, pria bangladesh juga amat jujur dalam kehidupan mereka tidak seperti pria indonesia yang amat pintar memutar lidah. 

Nah bagaimana pendapat anda, benarkah hanya beberapa perbedaan di atas telah menggambarkan betapa bagusnya pria asal bangladesh dibanding pria asal indonesia? | Pengalaman ini diungkap oleh mereka yang telah menjalaninya. 

Sumber Berita Dari Suarabmi.com

Selasa, 03 Oktober 2017

MEMALUKAN..!! Sederet Kamar Ada Segini Banyak Pasangan Tidak Sah, Ternyata Istri Mereka Diluar Negeri

MEMALUKAN..!! Sederet Kamar Ada Segini Banyak Pasangan Tidak Sah, Ternyata Istri Mereka Diluar Negeri


Hampirdilindas.com | Memprihatinkan. Dalam satu hotel melati di Kebumen terdapat banyak pasangan ngamar di luar nikah. Mereka digerebek Sat Sabhara Polres Kebumen dan dipergoki sedang ngamar tanpa ikatan pernikahan.


Mereka diamankan polisi dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) pada hari Kamis malam (28/09/2017). Mereka diamankan karena tidak bisa tunjukkan bukti sah sebagai pasangan suami isteri. 

Dijelaskan Kasat Sabhara Polres Kebumen, AKP Krida Risanto, tujuh pasang ini bukan suami istri.

"Mereka hari ini kita periksa, selanjutnya akan disidang di Pengadilan Negeri Kebumen," terang AKP Krida sebagaimana rilis kepada tribunjateng.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari tujuh pasangan tersebut, mereka rata rata sudah menikah dan berstatus memiliki pasangan yang sah. 

Penuturan salah satu pasangan mesum, HN (62) laki laki kesepian warga Panjer Kebumen mengaku masih mempunyai isteri, namun sedang merantau di luar negeri.


HN tertangkap basah sedang berduaan dengan PW (39) warga Kebumen yang berstatus janda di dalam kamar hotel saat asyik berduaan. 

"Saya mempunyai isteri sah, namun saat ini, isteri saya sedang bekerja merantau di Timor Leste," katanya. 

Lain halnya dengan pasangan mesum SG (27) dan RN (21). SG adalah seorang laki laki warga Magelang berstatus menikah yang telah dikaruniani satu anak, kedapatan ngamar dengan RN, yang masih lajang warga Ciamis Jabar. 

Saat dimintai keterangan oleh polisi, SG mengaku pamit ke istrinya sedang bekerja di luar kota. Sedangkan RN untuk mengelabui orangtuanya, dirinya berbohong dengan alasan mencari pekerjaan di Jawa Tengah. Namun pada kenyataannya mereka malah asyik ngamar. 

Lanjut AKP Krida, karena perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal Perda Kabupaten Kebumen No. 6 tahun 1973 tentang perbuatan melanggar hukum “satu atap bukan pasangan resmi suami isteri secara sah”. 

Selain itu, AKP Krida mengatakan operasi pekat ini kan rutin digelar. Karena informasi yang masuk, masih banyak laporan warga tentang adanya aktifitas mesum di hotel kelas melati di Kebumen.

"Operasi ini akan terus berlanjut. Banyak laporan yang masuk ke kami. Akan kita tindak lanjuti," tutupnya. (tribunjateng/humas polres kebumen).

Sumber berita dari Suarabmi.com

[WOW] Kisah Sedih TKI Ilegal di Malaysia, Puji Rela Tidur di Kantor Polisi Agar Bisa Bertemu Anaknya.

[WOW] Kisah Sedih TKI Ilegal di Malaysia, Puji Rela Tidur di Kantor Polisi Agar Bisa Bertemu Anaknya.


Dunia Islam | Akhirnya Pujiastuti (38) yang tinggal di musala Mapolsek Kalidawir bisa tersenyum lega. Setelah tujuh bulan berpisah, perempuan asal Desa Prupuk, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu sudah bisa bertemu dengan anaknya, Putri Aliyana (1). Pertemuan Puji dengan anaknya berkat mediasi anggota Polsek Kalidawir.

Tujuh bulan sebelumnya, saat masih di Malayasia, Puji menyerahkan Putri ke temannya, Hariyani asal Penataran, Blitar.

Hariyani khawatir Puji akan meminta Putri kembali. “Sebenarnya Mbak Hariyani hanya salah paham. Saya tidak mau ambil Putri kembali. Saya hanya ingin bertemu,” ucap Puji kepada SURYAMALANG, Minggu (1/9/2017).

Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit di Mapolsek Kalidawir. Putri datang diantar saudara sepupu Hariyani bersama pengasuhnya. Saa ini Hariyani sedang bekerja di Malaysia. Puji mengaku sangat bahagia bertemu dengan Putri.

Begitu juga Natasya (10), kakak Putri. Meskipun Putri tidak lagi mengenalinya, namun dia senang anaknya terawat. “Badannya gemuk. Anaknya cantik. Saya senang dia lebih terjamin kehidupannya,” ucap Puji.


Puji mengaku hanya khawatir dengan keselamatan Putri. Sebab ada banyak kasus anak-anak kecil dijual di Malaysia. Setelah tahu Putri tumbuh sehar, Puji mengaku merasa puas.

Puji berharap Hariyani bisa bermurah hati di lain waktu. Setidaknya mengizinkan dirinya untuk bertemu Putri, sekedar melepas kangen.

“Kalau tidak boleh saya datang ke Blitar, bawalah Putri ke Tegal,” ucapnya. Sementara itu, Kepala SPKT Polsek Kalidawir, Aiptu Sanuri mengatakan pihaknya merasa lega karena kedua pihak saling memahami.

Pihak Hariyani memang tidak punya anak, dan sudah menganggap Putri seperi anak sendiri. Sedangkan Puji sebagai ibu kandung merasa rindu karena sudah tujuh bulan berpisah.

“Pihak keluarga Hariyani memperbolehkan Puji bertemu anaknya di lain waktu. Dan ibunya juga berjanji tidak mengambil anaknya,” ucap Sanuri.

Sebenarnya Pujiastuti memiliki suami dan dua anak yang berusia remaja di Tegal. Namun dia menggugat cerai suaminya pada 2005, karena lima tahun mengaggur.

Namun, suaminya menolak dan mengancam akan membunuhnya. Puji kemudian bekerja di Malaysia secara ilegal.

Di Malaysia, Puji menikah siri dengan Muhammad Zulkifli Ricard (35), alias Ricardzul, seorang tukang masak asal Sabah dan tinggal di Malaka. Dari pernikahan ini lahir Natasya (10) dan Putri (1).

Saat Putri berusia tiga bulan, tepatnya Bulan Januari 2017, ada operasi besar-besaran di Malaysia. Puji khawatir Putri akan dipenjara bersamanya. Karena itu Puji menyerahkan Putri ke Hariyani untuk diselamatkan.

Hariyani kemudian membawa Putri ke Keduataan Besar Indonesia, dan dibuatkan paspor. Putri diakui sebagai anaknya.

Hariyani membawa Putri keluar dari Malaysia lewat Batam, dan lanjut ke Bandara Juanda pada 20 Februari 2017.

Setelah memastikan anaknya selamat, Puji dan Natasya menyerahkan diri ke imigrasi Malaysia. Puji dideportasi melalui Tanjung Pinang, dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 28 Juli.

Sekarang Puji sedang hamil akan ke-3 bersama Richardzul. Namun, Puji dipastikan tidak bisa lagi masuk ke Malaysia dalam waktu lima tahun ke depan.

Sebab, paspornya sudah masuk daftar deportasi. Kini Puji ingin memulai hidup di Tegal, dibantu pihak keluarga yang mau menerimanya. | suryamalang


Sumber Berita Dari Suarabmi.com

Jumat, 29 September 2017

[ WOW ] Bukan Harta,Tapi Karena Cinta yang Tulus Nenek Ini Nikahi Pria 21 Tahun

[ WOW ] Bukan Harta,Tapi Karena Cinta yang Tulus Nenek Ini Nikahi Pria 21 Tahun


Hampirdilindas.com | Mungkin kamu masih ingat pada bulan Juli lalu masyarakat dunia maya dihebohkan dengan pernikahan remaja berusia 16 tahun bernama Selamat Riayadi dengan nenek yang sudah berusia 71 tahun bernama Rohaya. Perbedaan usia antara mereka berdua tak hanya menarik perhatian masyarakat Indonesia, tetapi juga media siang, seperti Daily Mail.

Dalam artikelnya Daily Mail memberi judul “Boy, 16, 'marries 71-year-old woman in Indonesia after the completely in love couple threatened to kill themselves if their union was blocked”. (Remaja berusia 16 tahun menikahi nenek 71 Tahun di Indonesia setelah mengancam akan bunuh diri jika cinta mereka tidak dipersatukan—RED)”.

Selamat mengaku sangat mencintai Rohaya meskipun keluarganya sempat menentang keinginannya untuk menikahi wanita asal Desa Karangandeh, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan itu. Bahkan Selamat sempat mengancam kepada keluarganya, jika ia tidak dinikahkan dengan Rohaya, ia akan bunuh diri.

Tapi, kisah cinta pasangan beda usia tersebut berakhir bahagia kok, keduanya akhirnya menikah. Bahkan karena ceritanya yang viral, Selamat dan Rohaya juga beberapa kali muncul di televisi nasional, dan diberi hadiah bulan madu ke Jakarta, seperti yang diimpikan oleh Selamat selama ini.

Itu cerita Selamat dan Rohaya, berbeda lagi dengan cerita cinta pemuda berusia 21 tahun bernama Ade dan Nenek Sani yang berusia 70 tahun. Yup, belum lama ini pernikahan warga Mekarsari, Cileungsi, Bogor Timur tersebut bikin heboh. Lagi-lagi soal perbedaan usia diantara keduanya. Kira-kira apa yang membuat Ade ingin menikah dengan Nenek Sani?

Bukan Harta, Tapi Karena Cinta yang Tulus


Jika pernikahan beda usia selalui dikait-kaitkan dengan harta, maka sebaiknya kamu baca kisah cinta Ade, 21 tahun, dan Nenek Sani, 70 tahun ini. Mereka berdua tidak menikah lantaran soal harta, tetapi keduanya memang benar-benar ingin membangun sebuah rumah tangga yang didasari dengan cinta, bukan soal fisik.

Kisah cinta dan foto-foto pernikahan Ade dengan Nenek Sani diunggah oleh pemilik akun Facebook Yuni Rusmini. Dalam posting-annya ia menuliskan,”Mungkin ini sebuah cubitan bagi para kaum perempuan, gambaran salah satu dari jutaan laki-laki mungkin. Kritikan juga cambuk bagi kaum perempuan. Yang mana pengantin laki-laki ini mengungkapkan, pernikahannya adalah yang kedua, yang pertama gagal karena ekonomi yang tidak seimbang.”

Ya, bagi Ade ini juga bukanlah pernikahan pertamanya, sebelum menikah dengan Nenek Sani, Ade lebih dulu menikah dengan perempuan yang seusianya. Tapi Ade yang saat itu bekerja hanya sebagai buruh tak tahan dengan gaya hidup sang istri. “(Ade) memiliki istri masih muda berpola hidup dengan tidak bisa bercermin pada kondisi ekonomi, hingga dia tidak mampu menurutinya, dia (Ade) dilecehkan, dihina bukan hanya oleh istrinya saja, namun juga dari pihak keluarganya,” tulis Yuni Rusmini.

“Dan ketika dia (Ade) menemukan seorang nenek yang lebih bisa untuk diajak menuju keluarga samawa, maka dia putuskan untuk menikahinya,” tambah Yuni Rusmini. Begitulah alasan Ade menikahi perempuan yang usianya sangat berbeda jauh dengannya. Tapi, saat pernikahan keduanya diketahui masyarakat dunia maya, netizen malah tertarik dengan hal lainnya lho, bukan karena perbedaan usia keduanya.


[ WOW ] Bukan Harta,Tapi Karena Cinta yang Tulus Nenek Ini Nikahi Pria 21 Tahun


Makeup Nenek Sani Bikin Netizen Kagum


Saat pertama kali foto-foto pernikahan Nenek Sani dan Ade tersebar di dunia maya, yang langsung membuat netizen kaget adalah dengan riasan Nenek Sani. Yuni Rusmini yang mem-posting foto keduanya pun sempat menuliskan,”Pernikahan ini dengan umur yang 3x lipat lebih perbedaannya. Namun ada yang lain yang lebih kelihatan mencolok pernikahan yang luar biasa dengan perias pengantin yang hebat. Bagaimana mengubah pengantin perempuan yang sudah tua bisa kelihatan tampil beda.”

Ya, dalam foto terlihat Nenek Sani yang usianya sudah 70 tahun tersebut terlihat lebih muda. Banyak netizen yang akhirnya malah memuji dandanan Nenek Sani. “Bagus banget tukang riasnya pinter buka aura pengantin biar berubah. Semoga sukses ibu tukang rias saya doakan. Aminnn,” tulis komentar pemilik akun Facebook Tuti Kadong.

Banyak pula akhirnya yang menanyakan siapa penata rias pernikahan Nenek Sani sehingga ia terlihat sangat berbeda dari biasanya. Dan banyak juga netizen, khususnya mereka yang masih jomblo patah hati lantaran keduluan sama nenek-nenek. “Perawan-perawan, janda-janda, kalah sama nenek-nenek,” tulis pemilik akun Facebook Mahesa Trinil. Sabar ya “Mblo” akan tiba saatnya nanti kok.


Sumber Berita Dari Bintang.com

Selasa, 12 September 2017

SUBHANALLAH..!! Pengantin di Kediri Sumbangkan Semua Hadiah Pernikahan untuk Rohingya

SUBHANALLAH..!! Pengantin di Kediri Sumbangkan Semua Hadiah Pernikahan untuk Rohingya

Pasangan pengatin di Pare, Kediri, Fudhla Zahida dan Miqdad Robbani, melakukan hal tak biasa. Mereka menyumbangkan semua buwuhan manten (hadiah pernikahan berbentuk uang) untuk bantuan kemanusiaan Rohingya.


Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di acara resepsi pernikahan yang dilaksanakan di kediaman mempelai wanita di Pare, Minggu 10 September 2017. Bantuan disalurkan melalui Laznas (Lembaga Manajemen Infaq) LMI Jawa Timur.

"Memang kita sebelum pernikahan sudah merencanakan untuk menyumbangkan buwuhan itu. Awalnya untuk Palestina, namun karena Rohingya sedang ramai jadi untuk Rohingya," kata ayah mempelai perempuan, Nonot Suhartono, saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Senin (11/9).

Nonot mengaku tak tahu kalau sumbangan yang diberikan akan ramai dibicarakan di media sosial. Keluarga hanya berniat untuk memberikan bantuan tanpa niat yang aneh-aneh.

"Keluarga bareng-bareng sudah dirapatkan, kita putuskan untuk itu (memberi bantuan ke Rohingya). Saya nggak nyangka jadi ramai di media sosial," ucap Nonot.

Soal nominal, Nonot mengungkapkan hingga Senin ini belum diketahui jumlahnya berapa. Sebab uang tersebut masih berada di dalam amplop. Keluarga mempelai belum sempat membuka dan menghitung total uang tersebut.


"Belum sempat dibongkar amplopnya, jadi belum tahu jumlahnya berapa," ucap Nonot.
Dihubungi terpisah Manager Area Jawa Timur 1 Laznas LMI Agus yang menerima sumbangan secara simbolis, mengatakan kegiatan amal ini memang lain dari biasanya. Semoga amal yang diberikan membawa berkah untuk mempelai.

"Ini sesuatu yang antimainstrem, kan biasanya pengantin itu untuk keperluan pribadinya yah. Ini unik memunculkan kepedulian yang cukup tinggi disumbangkan untuk kemanusiaan Rohingya," kata Agus.

Sumber : Kumparan.com

WOOW..!! Indadari : Sampai Sekarang Saya Masih Sayang Sama Caisar

WOOW..!! Indadari: Sampai Sekarang Saya Masih Sayang Sama Caisar


Kisah antara Indadari dan Caisar Aditya Putra ternyata masih belum berakhir begitu saja. Keretakan rumah tangga mereka diketahui saat Inda diketahui tak setuju Caisar kembali ke dunia hiburan tepatnya jadi anggota acara Pesbukers. Gara-gara tersebut, Caisar pun sudah menjatuhkan talak. Secara agama, mereka berdua memang bukan suami istri lagi, tapi secara hukum Caisar dan Inda belum resmi bercerai.

Sempat ada kabar kalau Inda yang akan mengurus perceraian mereka di Pengadilan Agama. Tapi wanita bercadar ini menolak. Menurutnya, memang Caisar yang minta lewat SMS agar Inda yang mengurus. Namun, ibu dua orang anak ini malah merasa lucu kalau dia yang urus, karena Caisar yang meminta untuk berpisah.

"Saya bilang kan kamu yang minta pisah. Saya juga nggak mau kemarin juga mah, masa saya yang harus daftar? Bahkan saya masih masa iddah. Saya harus menjaga kehormatan suami saya. Saya simpel kok, saya ikut aturan Islam aja. Apalagi Caisar Muslim, kakaknya Muslim. Saya harus menjaga kehormatan, menjaga nama baik mereka. Saya nggak mencari kemenangan atas apapun di sini. Buat saya baik-baik saja lah. Allah sudah izinkan ini terjadi. Tinggal ke depannya saja gimana. Karena sesama Muslim itu punya hak dan kewajiban. Saya harus menjaga kehormatan dan nama baik mereka. Apalagi ini masih masa iddah. Saya sayang sekali sama Caisar, sayang sekali dunia akhirat sama Caisar," kata Inda saat dihubungi lewat sambungan telepon, Selasa (22/8).

"Sampai sekarang saya sayang sama Caisar. Saya berdoa. Kan tiap orang akan dimintai tanggung jawabnya di akhirat nanti. Saya hanya berdoa yang terbaik buat Caisar. Saya inginnya mudah-mudahan bisa kembali berhijrah. Kalau dia bahagia sekarang Alhamdulillah. Mudah-mudahan bahagianya itu sampai akhirat, bukan hanya di dunia. Karena kita di dunia kan cuma sebentar," lanjutnya.


Sementara soal komentar keluarga, Inda bilang mereka menyerahkan kepadanya. Dia hanya mau berpegangan kepada aturan Islam dan yakin ini sudah kehendak Allah, jadi tidak boleh komplain dan jalani sisanya. Untuk selanjutnya dia minta yang terbaik dan tetap mendoakan Caisar. Dia juga ingin hubungannya dengan Caisar tetap baik.

"Berharap sih baik-baik saja. Saya terserah Allah saja sih mas. Saya nggak mau memaksakan sesuatu mungkin yang dinilai baik untuk saya tapi nggak di mata Allah kan? Jadi di Al Baqarah 216 saja deh. Saya berdoa yang terbaik saja," pungkasnya.

sumber : kapanlagi.com